Semarang (09/06/2026) – Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW LMND) Jawa Tengah memberikan tanggapan atas ultimatum yang disampaikan BEM SI kepada pemerintah terkait kondisi ekonomi nasional serta wacana “Reformasi Jilid Dua”.
Ketua Eksekutif Wilayah LMND Jawa Tengah, Udin Nurrahman, menyampaikan bahwa kebebasan menyampaikan kritik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi. Namun demikian, setiap kritik perlu didasarkan pada pembacaan yang komprehensif dan objektif terhadap situasi yang sedang dihadapi bangsa.
Menurut Udin, pergerakan nilai tukar rupiah tidak dapat dipahami secara sederhana sebagai indikator tunggal keberhasilan atau kegagalan pemerintah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, seperti perlambatan ekonomi dunia, ketegangan geopolitik internasional, perubahan kebijakan moneter negara-negara maju, serta dinamika pasar global yang turut memberikan tekanan kepada banyak negara berkembang, termasuk Indonesia.
Ia menilai bahwa masyarakat perlu melihat persoalan ekonomi secara lebih menyeluruh. Di tengah berbagai tantangan global, pemerintah terus melakukan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui penguatan sektor industri, percepatan hilirisasi sumber daya alam, peningkatan investasi produktif, serta berbagai kebijakan yang bertujuan menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Udin menegaskan bahwa tantangan ekonomi yang dihadapi bangsa saat ini hanya dapat diatasi melalui persatuan nasional dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat.
“Momentum ini seharusnya menjadi ajakan bagi seluruh komponen bangsa untuk memperkuat solidaritas nasional. Mahasiswa, pemuda, buruh, petani, pelaku UMKM, akademisi, dan pemerintah memiliki tanggung jawab yang sama dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional. Kritik tetap diperlukan sebagai bagian dari kontrol demokratis, namun harus diarahkan untuk melahirkan solusi, memperkuat optimisme, dan menjaga kepentingan bangsa secara bersama-sama,” ujar Udin.
LMND Jawa Tengah berpandangan bahwa di tengah ketidakpastian ekonomi global, yang dibutuhkan Indonesia adalah kolaborasi nasional yang kuat, sehingga setiap tantangan dapat diubah menjadi peluang untuk mewujudkan kemandirian ekonomi dan kemajuan bangsa.
Udin Nurrahman
Ketua Eksekutif Wilayah LMND Jawa Tengah








